
BANDARLAMPUNG, SAYLAMPUNG.ID- Kepolisian Resor Kota (Polresta) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melepas Satgas Angkatan I Remaja Anti Narkoba dan Kekerasan (Retina) di lapangan polresta, setempat Selasa (11/2/2025).
Kepala Polresta Bandarlampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengatakan, Satgas Retinaa ini membantu Polri mengedukasi para siswa di sekolah agar menjauhi narkoba dan kekerasan di masyarakat.
“Polri tak bisa bekerja sendiri,” ujar Alfret Jacob Tilukay.
Alfret menegaskan, memberantas narkoba dan kekerasan di lingkungan pelajar, perlu mulai hal paling kecil. Sebab, sangat membutuhkan pelajar sebagai corong terdepan mengedukasi pelajar menjauhi hal itu.
“Satgas Retinaa ini hadir, tugas Polri sudah terbantu. Sebab, pelajar ialah harapan bangsa ke depan perlu diselamatkan dari hal-hal buruk. Jadi, Satgas Retinaa penting,” ujarnya.
Iq juga mengapresiasi pemkot melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) karena telah merencanakan program Satgas Retina dengan baik guna membasmi narkoba dan kekerasan.
“Hari ini kami lepas Satgas Angkatan I. Setelah ini, Polresta dan Pemkot kembali akan membentuk Satgas Angkatan II Retina, konsepnya sedang persiapkan,” katanya.
Kepala Disdikbud Bandarlampung, Eka Afriana, berterima kasih kepada Polresta karena telah membekali dan membimbing Satgas Retinaa untuk membantu menekan penyalahgunaan narkoba dan kekerasan.
Menurutnya, Satgas Retinaa ini hadir berdampak positif pada kalangan pelajar. “Pengaruhnya sangat luar biasa agar anak-anak sudah sadar dampak buruk menyalahgunakan narkoba dan kekerasan,” kata dia.
Satgas Retinaa menjadi salah satu program pendidikan Wali Kota Eva Dwiana ini, kata dia, akan terus berlanjut. Bahkan, kata dia, jumlah angkatan II akan bertambah.
“Untuk angkatan I ini sekitar 500 pelajar. Setiap SMP ada 10 anak. Untuk angkatan II tahun 2025 ini bertambah menjadi 15 anak per sekolah. Insyaallah, kami tak lama lagi bentuk,” ujarnya.
Plt Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan itu berharap, Satgas Retinaa ini menjadi contoh baik pelajar dan masyarakat di Bandarlampung.
“Tugas mereka ini ialah menyampaikan hal kebaikan. Semoga mereka terus melakukan kebaikan di masyarakat,” harapnya. (rn)